Selamat datang di blog cendol

Cerpen "Spidol dan Boneka Danbo"

| Jumat, 01 November 2013



Spidol dan Boneka Danbo

Sore itu, semuanya terasa sangat mendebarkan bagi Dafa seorang cowo yang baru pertama kali ngerasain yang namanya cinta. Hatinya berdebar sambil membawa kotak yang di bungkus dengan kertas kado bermotif bunga warna ungu.


#Flashback ke seminggu yang lalu
Siang itu, tepatnya senin 6 juli 2012 jam 12.00, Dafa sedang mengotak atik potoshopnya di kelas. Yah begitulah, Dafa memang sangat suka dengan hal hal yang berbau desain. Siang itu, Klara teman satu kelasnya yang cantik dan manis, memintanya untuk mendesainkan cover untuk buku diarinya. “Daf, tolong buatin gue cover buat buku gue ya?”,pinta Klara.”Ma.. mau yang kaya gimana?” dengan sedikit gugup Dafa menjawabnya, maklumlah, dia diminta ndesain cover buku diary cewe paling cantik sesekolahan. “Terserah aja deh, motif bunga warna ungu ya!”, jawab Klara “O..oke deh”, Dafa mengangguk. “Eh jangan lupa ada gambar boneka danbonya ya”, Kata Klara sambil senyum ke Dafa. Bikin Dafa jadi dag dig dug der hatinya.
Sepertinya dia merasakan sesuatu yang aneh dihatinya. Kalo kata orang sih, itu namanya “Jatuh Cinta Pandangan Pertama”. Yah, mungkin memang itu yang lagi Dafa rasain sekarang.
Tiga hari berlalu, Rabu 8 juli, Klara menanyakan pada Dafa cover diary yang dimintanya kemarin. “Gimana Daf, udah jadi belum?”,tanya Klara. “Belum Ra”,Jawab Dafa. “Yaudah kalo butuh apa-apa sms gue aj, nih nomer HP gue”, jawab Klara sambil nulis nomer Hpnya di sobekan kertas yang ada di meja dafa di samping laptopnya.”OK Ra”, jawab Dafa.
Sorenya, Dafa mikirin gimana desain yang bagus buat cover diarinya Klara. Karna saking bingungnya, akhirnya Dafa sms Klara, “Ra, lagi ga ada ide nih” sambil agak gugup, dia teken tombol send di Hpnya. “Oh iya gapapa, santai aja Daf” karna bingung dafa ga mbales lagi sms Klara. 2 menit kemudian Klara ngirim sms lagi, “Udah santai ajalah Daf, gausah dipikiran segitunya. Btw udah makan belum?”,”Ini lagi makan mi goreng”, balas Dafa. “Wah enak tuh, bagi 1 dong, hehe” balas Klara lagi. Lama-lama mereka makin kebawa suasana, asik banget pokoknya deh. Dafa ngrasa nyaman sama Klara. Dan lama lama mereka makin akrab.
Sabtu malam, desain cover diary Klara udah di print out. “Ra, ini udah jadi covernya”, Dafa sms ke Klara. “Oh ya sip deh” bales Klara. “Mau di ambil kapan Ra?” tambah Dafa. “Besok aja ya, jam 3 sore di taman deket rumah ku” balas Klara. “Oke..” Bales Dafa singkat.
Dafa sadar kalo dia punya rasa suka sama Klara. Malem itu dia bertekad untuk menembak Klara besok. Dafa nyari-nyari kardus buat bikin Danbo, soalnya Dafa tau kalo Klara suka banget sama boneka Danbo. Dia kerjain semaleman. Saking capeknya, akhirnya dia ketiduran. Dia lupa kalo boneka Danbo itu belum di kasih bibir.
Pagi harinya, minggu 12 juli. Ia bangun dan ngeliat boneka danbo yang masih di pegangnya. Dengan sedikit samar samar dia liat kalo Danbo.nya belum di kasih bibir, maklumlah baru bangun nyawa belum kumpul, hehe. Yah, karna ga sempet nambain bibir di Danbo.nya, dia ga terusin boneka itu. Eh dia malah nyiapin sebuah kotak, terus Dafa masukin cover bukunya, Boneka Danbo.nya juga, eh dia juga masukin spidol ke dalem kotak itu. Terus dia bungkus pake kertas kado warna ungu motif bunga, kaya warna covernya.
Waktu berlalu, sekarang udah jam setengah 3, Dafa siap-siap buat ketemu Klara. Dafa pergi ke taman tempat janjian kemarin. Sampe taman dengan hati yang udah dag dig dug der, Dafa ngeliat si Klara lagi duduk di bangku Taman. “Hai ra?” sapa Dafa, “Hei..” balas Klara. “Udah lama Ra” tanya Dafa. “belum kok , baru lima menit”. Lalu Dafa ngasih bungkusan kotak itu. Tanganya dingin, badanya sedikit gemetaran. “Santai aja kali Daf” kata Klara sambil mbuka kotak tersebut. “Wah bagus nih covernya, makasih ya Daf”, kata Klara sambil senyum manis ke Dafa. Makin dag dig dug der aja tuh hatinya Dafa.”Kok ada boneka Danbo sama spidol?” tanya Klara. “I..itu” Dafa gugup. “Kok ga ada mulutnya Daf?”, Kata Klara sambil megang boneka Danbo itu. Dengan sisa nyali yang ada, tanpa basa basi, Dafa langsung to the point bilang ke Klara. “Ra, sebenernya aku suka sama kamu, kamu mau ga jadi pacarku?. kalo kamu terima aku, kamu gambar smile di boneka Danbo itu pake spidol. Kalo kamu tolak aku, kamu gambar sad buat mulut Danbo itu. “
Klara terdiam, lalu dia membisikan sesuatu ke Dafa “ Daf, maaf ya.” Dafa bingung dan pesimis. “Mungkin aku gatau mesti jawab apa”lanjut Klara sambil pergi ninggalin Dafa. Kotak dan isinya di bawa Klara semua. Dafa terdiam dan terkaku, beberapa menit kemudian Dafa sadar. Dafa pulang ke rumah dengan perasaan yang campur aduk , bingung, pesimis, sedih, pasrah banget lah pokoknya.
Keesokan harinya, hari senin Dafa berangkat ke sekolah dengan perasaan yang sedih di hati. Sampe di kelas, Dafa langsung duduk di tempat biasanya duduk. Dia terkejut, karna di laci mejanya ada boneka Danbo dan spidol yang kemarin Dafa berikan ke Klara, tambah satu lagi sobekan kertas kecil dengan sedikit tulisan.
Dafa menyerah dan pasrah, karna boneka Danbo itu ternyata belum di kasih mulut sama Klara. Lalu dia baca tulisan di kertas kecil tersebut yang isinya, “Daf, Kamu gambar sendiri aja smile di Danbo itu.. Aku mau kok #By Klara”
Saking senangnya Dafa, Dafa sampai terjengkang kebelakang. Teman satu kelasnya ngetawain Dafa karna jatuh dari kursi. Klara cuma ketawa kecil ngeliat Reaksi Dafa, tapi Dafa ga mikirin di ketawain satu kelas, maklumlah hatinya lagi berbunga-bunga. Lalu Dafa menggambar senyum di Boneka Danbo itu pake spidol.
Pelajaran di mulai, yang lain memperhatikan guru MTK yang super galak, eh malah si Dafa sama Klara malih saling tukar senyum. Karna ketauan guru, akhirnya mereka di strap suruh berdiri di depan kelas. Mereka keluar berdua sambil malu malu kucing. Di depan kelas mereka saling tersenyum satu sama lain. yah sembunyi sembunyi pegangan tangan. Sampai bel pulang berbunyi. Dafa masuk ke kelas barengan Klara, anak anak yang lain udah pada pulang. Yah apesnya mereka masih di beri Tugas tiga Lembar Bab1 MTK, mereka ngerjain tugas itu di kelas berdua. Satu meja, Dafa sebelah kanan, Klara sebelah kiri. Di tengah meja ada Boneka Danbo dan spidol saksi cinta mereka.

-TAMAT-

0 komentar:

Posting Komentar

Next
▲Top▲